Diseminasi MBKM MSIB Mandiri Prodi Arsitektur UNMER Malang: Meneguhkan Langkah Menuju Arsitek Berdampak

Malang, 22 Juli 2025 – Suasana hangat penuh semangat terlihat di Hall Program Studi Arsitektur Universitas Merdeka Malang saat berlangsungnya kegiatan Diseminasi MBKM MSIB Mandiri Semester Genap 2024/2025. Kegiatan ini menjadi momen penting untuk merefleksikan perjalanan mahasiswa Arsitektur UNMER dalam menapaki dunia profesi melalui pengalaman langsung di luar kampus.
Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas dan prodi, dosen pembimbing lapangan, mahasiswa peserta magang, serta seluruh civitas akademika Program Studi Arsitektur. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang berbagi, tetapi juga sebagai bentuk pertanggungjawaban akademik sekaligus inspirasi bagi mahasiswa lain yang tengah merancang langkah kariernya.
Dalam sambutannya, Dr. Ir. Dina Poerwoningsih, S.T., M.T., selaku Ketua Program Studi Arsitektur, menegaskan bahwa MBKM Mandiri merupakan komitmen jangka panjang prodi untuk menghadirkan ruang belajar yang adaptif dan kontekstual. “Program ini sudah kami jalankan cukup lama secara mandiri, sebagai wujud kepercayaan kami terhadap kapasitas mahasiswa untuk berkembang secara aktif di luar bangku kuliah,” ujar beliau.
Bu Dina juga menyampaikan arah baru dari program magang yang kini berkembang menjadi “Magang Berdampak” — sebuah inisiatif yang tak sekadar menempatkan mahasiswa sebagai praktikan, tetapi sebagai agen perubahan di masyarakat dan dunia kerja. “Kampus akan menjadi lebih berdampak ketika mahasiswanya terlibat aktif dalam proyek-proyek nyata yang menjawab tantangan riil di lapangan,” tambahnya.

Lima Mahasiswa, Lima Cerita Inspiratif
Sesi inti diseminasi menghadirkan presentasi dari lima mahasiswa yang telah menjalani magang di berbagai sektor industri dan pemerintahan:
- Cindy Sari Agustin memulai kisahnya dari CV. Surya Karya, Situbondo. Dalam bimbingan Dr. Ir. Erna Winansih, M.T., Cindy terlibat dalam enam proyek berbeda, dari desain kafe hingga gedung dinas, membekali dirinya dengan pengalaman teknis langsung mulai dari survei hingga produksi gambar kerja.
- M. Fatih Kholilurrohman menjalani magang di Cubicle Studio Architect, Banyuwangi. Di bawah arahan dosen yang sama, ia berkecimpung dalam beragam proyek arsitektur seperti rumah sakit, puskesmas, masjid, hingga rumah tinggal. Ia mengasah keterampilan 3D modeling dan rendering yang sangat aplikatif dalam dunia profesional.
- Chesilia Kama Rucita dan Elfiana Deran menapaki jalur magang di sektor industri bersama PT. LyondellBasell Advanced Polyolefins, Pasuruan. Di bawah bimbingan Prof. Respati Wikantiyoso, MSA., Ph.D. dan Dr. Ir. Erlina Laksmiani Wahjutami, S.T., M.T., mereka berkontribusi dalam proyek-proyek teknis seperti ruang meeting, fasilitas produksi, hingga workshop maintenance di area industri.
- Sementara itu, Dayang Eguine Gabrila mengambil pengalaman dari Dinas PUPR dan Kawasan Permukiman Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara. Dalam bimbingan Dr. Ir. Dina Poerwoningsih, S.T., M.T., Dayang menyentuh proyek-proyek strategis pemerintah daerah yang mempertemukannya langsung dengan aspek tata kota dan desain kawasan representatif.

Menuju Magang Berdampak Mandiri
Menutup kegiatan, Septi Dwi Cahyani, S.T., M.T., selaku Sekretaris Prodi Arsitektur, memperkenalkan skema baru Magang Berdampak Mandiri untuk semester ganjil tahun ajaran 2026/2027. Program ini terbuka bagi mahasiswa semester 5 dan 7 dengan IPK minimal 3,00, yang ingin mengambil peran aktif dalam proyek-proyek yang berfokus pada kebermanfaatan nyata.
“Kami percaya bahwa setiap mahasiswa memiliki potensi untuk membawa perubahan. Program ini adalah ruang aktualisasi, bukan hanya belajar, tetapi juga memberikan makna,” ujar Septi dengan penuh keyakinan.
Menjadi Arsitek yang Tidak Sekadar Merancang, Tapi Berdampak
Diseminasi ini bukan sekadar ajang presentasi, tetapi momentum reflektif bahwa menjadi arsitek bukan hanya tentang menggambar dan membangun, tetapi juga tentang memahami konteks, menjawab kebutuhan masyarakat, dan membawa nilai kemanusiaan dalam setiap rancangan.
Melalui MBKM Mandiri dan kini menuju Magang Berdampak Mandiri, Prodi Arsitektur UNMER Malang terus meneguhkan komitmennya dalam membentuk arsitek-arsitek masa depan yang adaptif, solutif, dan berdampak.