Sinergi Literasi Arsitektur di Book Camp IPLBI 2025: UNMER Malang Jadi Ruang Tumbuh bagi Peneliti Lingkungan Binaan
Malang, 4 Juli 2025 – Semangat literasi dan kolaborasi akademik menggema di Auditorium Gedung Pascasarjana Universitas Merdeka Malang dalam kegiatan Book Camp IPLBI 2025. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan Dies Natalis ke-61 UNMER Malang, sekaligus tonggak penting bagi penguatan budaya menulis dalam bidang arsitektur dan lingkungan binaan di Indonesia.
Program Studi Arsitektur UNMER Malang menggandeng Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) untuk menghadirkan ruang belajar dan kolaborasi bagi para dosen, peneliti, dan praktisi dari berbagai universitas dan institusi nasional.
Kolaborasi Dimulai: Penandatanganan MoU dan IA
Book Camp dibuka secara resmi dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Implementation Arrangement (IA) antara UNMER Malang dan IPLBI, menandai komitmen kedua pihak untuk membangun ekosistem akademik yang produktif dan berkelanjutan, khususnya dalam bidang publikasi ilmiah.
Dr. Ir. Susilo Kusdiwanggo, ST., MT., CIQaR., selaku Ketua IPLBI, menyampaikan apresiasinya kepada UNMER Malang sebagai tuan rumah kegiatan. “Book Camp ini bukan sekadar pelatihan, tetapi titik awal sinergi untuk melahirkan karya yang berdampak. Harapan kami, kolaborasi ini terus berlanjut dalam berbagai bentuk,” ujarnya dalam sambutan pembuka.
Dari pihak UNMER Malang, Prof. Pindo Tutuko, ST., MT., Ph.D., PGDip., selaku Wakil Rektor IV, menegaskan bahwa kerja sama ini tidak hanya menguntungkan Prodi Arsitektur, tetapi juga membuka pintu kolaborasi lintas disiplin. “Kami yakin IPLBI adalah mitra yang tepat dalam mendorong semangat publikasi akademik, tidak hanya di UNMER, tapi secara nasional,” ungkapnya.

Rangkaian Workshop Literasi Arsitektur
Book Camp IPLBI 2025 menghadirkan lima sesi utama yang dikemas dalam bentuk workshop interaktif dan diskusi reflektif. Materi yang dibawakan para pemateri berpengalaman ini membuka cara pandang baru tentang menulis buku referensi yang tidak hanya informatif, tapi juga inspiratif.
- Prof. Ir. Respati Wikantiyoso, MSA., Ph.D. membuka sesi dengan topik “Menulis Buku Referensi”, menekankan pentingnya konsistensi dan ketepatan dalam membangun struktur tulisan ilmiah.
- Dian Nafiatul Awaliyah, ST., MPP. hadir dalam dua sesi yaitu “Dari .pptx Menjadi Buku” dan “Memikat Pembaca dalam Sekejap”, membagikan tips praktis untuk mengubah materi ajar menjadi karya tulis yang komunikatif.
- Ir. Priyo Pratikno, MT. membahas tentang “Mengedit Tanpa Kehilangan Esensi” dan “Seni Buku yang Memikat”, dengan pendekatan kreatif dan visual storytelling dalam desain buku.
Di malam harinya, suasana Book Camp berubah menjadi panggung ide: para peserta mempresentasikan konsep buku yang sedang mereka kembangkan. Presentasi ini membuka ruang masukan antarpenulis, menjadikan Book Camp bukan sekadar forum menulis, tetapi juga wadah tumbuhnya komunitas literasi arsitektur.
Hari Kedua: Menyusuri Kreativitas Kota
Berbeda dari biasanya, hari kedua Book Camp dikemas dengan konsep “Safari Kota Malang”. Para peserta diajak bertemu komunitas seni dan budaya lokal, mengeksplorasi narasi-narasi visual dan ruang-ruang urban sebagai sumber inspirasi. Kolaborasi kreatif lintas disiplin menjadi semangat utama, mempertemukan arsitek dengan seniman, sosiolog, hingga pegiat komunitas.
UNMER Malang sebagai Rumah Literasi Arsitektur
Melalui Book Camp ini, UNMER Malang tidak hanya berperan sebagai tuan rumah, tetapi juga menunjukkan jati dirinya sebagai ruang tumbuh bagi intelektual muda dan peneliti lingkungan binaan. Semangat ini sejalan dengan visi Prodi Arsitektur untuk terus mendorong ekosistem akademik yang terbuka, kolaboratif, dan berdampak.
Book Camp IPLBI 2025 telah membuka jalan baru: bahwa arsitektur tidak hanya dibangun di atas tapak dan ruang, tetapi juga melalui kata dan pemikiran. Dan UNMER Malang siap menjadi bagian dari perjalanan itu.
Editor : Adisti Safrilia, Prodi Arsitektur UNMER Malang
📷 Dokumentasi lengkap kegiatan tersedia di kanal resmi Prodi Arsitektur UNMER Malang